Wednesday, August 20, 2014

Tak Cuma Bikin Langsing, Menjaga Pola Makan Juga Bisa 'Cerdaskan' Otak


Foto : Thinkstock

Jakarta - Menjaga pola makan memang bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Tapi bukan itu saja lho manfaatnya. Makan sehat ternyata bisa bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan otak kita.

Mulai dari mengingat pesan hingga konsentrasi lama bisa dilakukan jika kita mengonsumsi makanan yang sehat. Berikut ini manfaat makanan sehat bagi otak, dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (19/8/2014).

1. Meningkatkan Konsentarasi
Konsentrasi yang baik dipengaruhi oleh penyimpan pesan antara sel otak. Dalam sel otak terdapat serabut saraf yang bisa membantu menyebarkan pesan ke seluruh tubuh. Untuk membentuk serabut ini, dibutuhkan substansi lemak yang disebut Myelin.

Myelin bisa didapat dengan mengonsumsi omega 3 yang terkandung dalam ikan. Inilah mengapa suplemen yang berasal dari minyak ikan bisa laris di pasaran. Karena minyak ikan dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi seseorang.
2. Memperbaiki Mood
Dalam otak, terdapat sel yang disebut neurotransmitters. Sel ini memainkan peran penting dalam mood.

Dalam neurotransmitter terdapat dopamine. Menaikkan level dari dopamine bisa menambah perasaan antusias dan kesenangan seseorang. Serta mengurangi tingkat dari perasaan kesepian, sedih, dan bosan.

Dopamine bisa didapat dengan memakan makanan secara perlahan, dan mengonsumsi makanan kaya akan protein seperti telur, kacang, daging, dan almond. Selain itu, cokelat juga bisa menaikkan sel dopamin.

Selain dopamine, serotonin juga dipercaya bisa membuat Anda merasa bahagia dan mengurangi peraaan cemas. Mengonsumsi makanan kaya karbohidrat dipercaya dapat meningkatkan level serotonin secara cepat.
3. Meningkatkan Kewaspadaan
Kafein dalam kopi dari dulu dikenal sebagai cara yang ampuh untuk mengatasi ngantuk. Kafein dianggap efektif meningkatkan kewaspadaan sebab meningkatkan sel otak menjadi lebih aktif, dan membuat Anda menjadi lebih berenergi.

Dalam kopi dapat memproduksi hormon adrenalin. Jadi Anda bisa menjadi lebih waspada dan otak Anda akan bekerja lebih baik dan lebih cepat.

Terlalu banyak kafein tapi bisa membuat anda merasa nervous.

4. Memperbaiki Memori
Kemampuan kita dalam mengingat tergantung pada jaringan yang terdapat dalam sel otak.

Dalam sel otak terdapat acetycholine. Zat ini dipercaya dapat memperbaiki memori orang yang terkena Alzheimer.

Kunci ini terdapat pada zat kimia yang dibuat dari choline yang didapat pada telur dan kacang kedelai. Sayuran seperti kol, brokoli, dan bunga kol bisa pun dapat membantu kemampuan mengingat. Peneliti menemukan orang yang rutin mengonsumsi makanan ini memiliki kemampuan yang lebih baik pada sebuah tes mengingat.
Firstrianisa Gustiawati - detikHealth











Monday, August 18, 2014

Hindari Berolahraga di Atas Jam 9 Malam


Foto : Shutterstock

KOMPAS.com - Olahraga memang salah satu kunci hidup sehat. Namun, karena kesibukan, banyak orang yang memilih untuk berolahraga di malam hari. Padahal, olahraga di malam hari tidak terlalu disarankan karena risiko cederanya lebih tinggi.
 
Dokter spesialis ortopedi dari RS Premier Bintaro Sapto Adji Hardjosworo mengatakan, malam hari adalah waktunya tubuh untuk beristirahat sehingga ritme tubuh pun sudah dipersiapkan untuk itu. Olahraga di malam hari membuat risiko cedera lebih tinggi.
 
"Olahraga sebaiknya tidak dilakukan lebih dari jam 9 malam," ujarnya Sabtu (16/8/2014) di Tangerang Selatan.
 
Manusia secara alamiah memiliki ritme biologis yang disebut irama sirkadian. Ritme ini dipengaruhi oleh hormon melatonin yang dikenal juga dengan hormon tidur. Bila hari sudah gelap, maka produksi hormon ini akan meningkat yang membuat rasa kantuk.
 
Bila berolahraga di waktu malam, artinya terjadi pemaksaan tubuh yang sudah siap beristirahat untuk kembali melakukan aktivitas berat. Dengan kata lain, olahraga dilakukan dalam waktu yang tidak tepat.
 
Selain lebih mudah cedera, dampak olahraga yang dilakukan lebih dari jam 9 malam antara lain mengganggu kualitas tidur. Ini karena denyut jantung dipacu lebih cepat saat berolahraga sehingga tubuh membutuhkan waktu untuk menurunkannya kembali.
 
"Setelah olahraga malam, tidur biasanya menjadi gelisah, mimpi buruk, tidur tetapi seperti tidak tidur, dan bangun tidak segar," ungkap Aji. Bila hanya sempat melakukan olahraga di malam hari, ia menyarankan untuk melakukannya maksimal dua jam sebelum waktu tidur.

Penulis : Unoviana Kartika
http://health.kompas.com/read/2014/08/17/184546623/Hindari.Berolahraga.di.Atas.Jam.9.Malam
Editor :
Lusia Kus Anna